iProspect Logo
Studi Kasus - Pemanfaatan Machine Learning di Bidang Telekomunikasi di Indonesia

Studi Kasus: Pemanfaatan Machine Learning di Bidang Telekomunikasi di Indonesia

Keinginan konsumen yang sering kali berubah-ubah dari waktu ke waktu membuat setiap Brand perlu belajar setiap hari, termasuk bagi mereka yang berkecimpung di bidang telekomunikasi di Indonesia. Untungnya, perkembangan teknologi mampu menghasilkan Machine Learning.

Berbeda dari program komputer biasanya, Machine Learning memiliki kemampuan untuk mempelajari sendiri hal-hal yang diinginkan oleh penggunanya. Hal ini mudahkan oleh adanya implementasi Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan di dalamnya sebagai hasil dari pengembangan teknologi dan internet.

Dengan begini, kompleksitas bisnis telekomunikasi pun bisa disederhanakan. Khusus untuk penerapan campaign Brand agar lebih optimal, ada beberapa hal yang perlu diketahui terkait pemanfaatan Machine Learning di bidang ini. Apa saja? Berikut studi kasusnya!

Menargetkan Audiens yang Tepat

Kemampuan untuk menargetkan audiens yang tepat, pada waktu yang tepat, dan dalam konteks yang tepat merupakan kunci untuk mengembalikan modal yang telah dikeluarkan selama marketing campaign berjalan.

Salah satu pendekatan untuk melakukan hal ini adalah dengan memperbanyak data konsumen untuk membangun microsegment atau segmentasi audiens dan nilai ekspektasi sebuah pembelian berdasarkan model Machine Learning yang dijalankan dengan Google Big Query.

Manfaat Machine Learning dengan Google Big Query akan menghasilkan segmentasi audiens berdasarkan behaviour dan aktivitasnya di smartphone iOS dan Android.

 

Mengoptimasi Media Bidding

Untuk setiap microsegment yang ada, baik Cost per Acquisition (CPA) maupun Lifetime Value (LTV) perlu diukur dan dioptimalkan secara nyata untuk memastikan hasil campaign yang optimal. Secara umum, CPA dan LTV bisa bervariasi tergantung dari segmentasi audiens, waktu, dan platform yang digunakan.

Dengan demikian keputusan tentang berapa besaran bid atau apakah akan menawarkan promosi dengan cepat selalu membutuhkan machine learning agar seluruh proses bisa diotomatisasi, khususnya di bidang telekomunikasi.

 

Mengembangkan Materi Campaign yang Kreatif dan Dinamis

Di dalam dunia digital, konsumen melakukan banyak hal dan dengan mudah beralih dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya hanya dengan menggeser jarinya di layar gadget. Hal ini pun menjadi penting bagi Advertiser untuk memberikan materi iklan yang sangat berdampak dan relevan bagi konsumen yang disasarnya.

Kemampuan mengembangkan materi campaign yang kreatif dan dinamis ini pun menjadi contoh sempurna di mana kreativitas manusia dan mesin saling melengkapi. Kedinamisan ini didapatkan dengan mengaitkan Machine Learning dengan Google Ads. Salah satu contoh penerapannya, yakni App Install Campaign yang bertujuan untuk membuat konsumen menginstal aplikasi yang diinginkan.

Dengan implementasi Google Analytics 360 yang dipadukan dengan Big Query Machine Learning, campaign tersebut berhasil meningkatkan Conversion Rate secara drastis hingga 4.7 kali lipat dan juga berhasil menurunkan CPA sebesar 50%.

 

Demikian ulasan singkat mengenai Machine Learning dan pemanfaatannya di bidang telekomunikasi. Langkah praktis pertama yang bisa dilakukan oleh setiap Advertiser di bidang telekomunikasi adalah dengan membuat diskusi bersama dengan para stakeholder bisnis lintas fungsi.

Beberapa di antaranya yang memegang peranan penting, yakni tim data, kreatif, dan teknologi untuk mengembangkan strategi dan acuan terpadu demi campaign yang efektif berdasarkan hasil machine learning.