iProspect Logo

Meningkatkan Market Share Selama Pandemi, Bagaimana caranya?

Market Share atau lebih dikenal dengan istilah pangsa pasar merupakan bagian pasar yang didominasi oleh sebuah brand. Indikatornya dinilai berdasarkan jumlah angka penjualan atau pendapatan atau produksi yang biasanya dinyatakan dalam jumlah persen.

Terjadinya pandemi Covid-19 beberapa bulan terakhir ini menyebabkan banyak brand yang kesulitan dalam meningkatkan market share. Kondisi ini disebabkan oleh perubahan bisnis yang terjadi di segala lini secara besar-besaran. Strategi bisnis periklanan pun banyak berubah. Untuk tahu lebih lanjut mengenai cara mengatasi hal ini, berikut ulasannya!

 

Jangan Menghapus Seluruh Anggaran di Iklan

Secara umum, meniadakan seluruh anggaran untuk iklan hingga kondisi stabil memang merupakan hal di pikiran kebanyakan brand saat ini. Padahal dengan tidak menghapus seluruh anggaran di iklan akan memberikan manfaat di masa mendatang. Apabila sebuah brand meniadakan anggaran untuk iklan, maka di masa mendatang mereka pasti membutuhkan usaha lebih untuk memulai kembali.

Hasil riset Nielsen mengungkapkan bahwa 47% dari usaha marketing yang dilakukan biasanya bakal berdampak setahun mendatang. Dengan begini, penghapusan anggaran di iklan perlu dipertimbangkan kembali.

 

Manfaatkan Perubahan Kebiasaan Masyarakat Dalam Mengonsumsi Media

Sadarkah Anda bahwa dengan banyaknya waktu yang dihabiskan di rumah selama masa pandemi justru membuat Anda mengonsumsi media secara lebih intens? Keadaan ini jelas tidak pernah terjadi sebelumnya.

Maka dari itu, perubahan drastis ini sebaiknya dimanfaatkan oleh setiap brand. Semakin sering costumer mengonsumsi media, semakin besar pula manfaatnya terhadap brand. Salah satu manfaat tersebut, yakni membangun hubungan yang lebih dekat antara brand dengan customernya.

Selain itu, brand juga punya kesempatan untuk mengevaluasi kembali seluruh channel media konvensionalnya, mengidentifikasi perubahan konsumsi media dalam target market yang diincarnya, serta melakukan analisa peluang.

 

Hitung Advertising Value

Cara lain untuk meningkatkan market share selama pandemi adalah dengan menghitung secara saksama Advertising Value yang mungkin didapatkan. Di masa seperti ini, CPM telah banyak menurun di berbagai segmen, sehingga mengurangi biaya untuk berinteraksi dengan audiens baru.

Jika Anda terus berinvestasi dalam periklanan saat CPM sedang berada di angka terendah, hal ini dapat menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi dalam jangka panjang sambil menjangkau target market terbaru.

 

Ubah Strategi Bisnis Periklanan

Beberapa brand memiliki kesempatan untuk melanjutkan iklan dan program marketing yang sama seperti sebelum pandemi melanda. Namun bagaimana pun lebih banyak brand yang harus mengubah strategi mereka dalam beriklan.

Pasalnya, Covid-19 ini berpengaruh terhadap pesan yang ingin disampaikan oleh sebuah brand. Dalam waktu yang singkat, hampir semua iklan memasukkan kata pandemi dalam strategi bisnis periklanan mereka.

Bagi brand terkait sangat penting untuk mendapatkan perhatian dari customer dan demi membantu mereka melewati masa sulit ini. Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah dengan menyebarkan bantuan amal bagi mereka yang terdampak, memperhatikan para tenaga medis sebagai garda terdepan; khususnya dokter dan perawat, serta memperkuat pesan kesehatan masyarakat.

Khusus untuk hal ini, setiap brand bisa mencari cara penyampaian pesan kesehatan masyarakatnya sendiri yang disesuaikan dengan kebiasaan customer sebab nilai dari brand dan customer itulah yang menjadi hal yang tidak boleh diabaikan.

 

Manfaatkan Analytics

Terakhir, strategi bisnis periklanan yang bisa diterapkan adalah dengan memanfaatkan analytics demi memastikan anggaran digunakan secara efektif.

Berdasarkan pengukuran jangka panjang dari Nielsen bahwa memiliki data yang benar, metodologi, insight, dan aktivasi yang tepat akan menghasilkan rata-rata keuntungan 7 kali lipat dari biaya program analytics yang dihabiskan.

Adapun tool analytic yang dapat membantu brand mendapatkan insight akurat dari audiens yang tepat adalah Google Analytics 360 di mana tool ini akan efektif jika dikerjakan oleh Analytic Specialist yang telah memiliki sertifikasi profesional.

Di Indonesia, iProspect memiliki 12 talenta yang sudah resmi tersertifikasi dari Google secara individual. Pada level group, iProspect menjadi satu-satunya perusahaan yang ditunjuk sebagai Premium Reseller Partner untuk ketiga produk utama Google, yakni Google Ads, Google Analytics 360, dan Google Cloud.

Demi memaksimalkan segala keputusan yang Anda buat, selalu pertimbangkan penggunaan custom insights dengan brand lokal yang tepat dan vertical customization. Dengan begini, brand pun bisa meningkatkan ROI hingga 40%.

Menjalankan New Normal di masa pandemi bisa diartikan sebagai usaha untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis di masa mendatang. Para pengiklan yang melipatgandakan marketing plannya dan berkomitmen menghadapi kondisi ini bakal mampu menjaga customernya dalam jangka panjang.