iProspect Logo

Memahami Optimasi SEO di Youtube

Tahukah Anda bahwa pada 2021 mendatang video akan menyumbang 82% dari traffic di internet? Hal inilah menjadikan SEO Youtube belakangan menjadi penting untuk dipahami.

Di saat yang sama, konsumsi video di perangkat seluler naik hingga 22% dari tahun ke tahun dan belum ada data yang menunjukkan bahwa pertumbuhan media ini akan berhenti atau stagnan dalam waktu dekat. Setidaknya ada empat kali lebih banyak konsumen yang lebih suka menonton video tentang suatu produk daripada membacanya.

 

Strategi Brand untuk Youtube

Bagi mereka yang menjalankan periklanan, hal ini jelas wajib menjadi perhatian. Pasalnya, video pun memainkan peranan penting dalam perjalanan User dalam menikmati produk dan layanan. Dengan begini, Youtube pun telah menjadi bagian penting dari User Journey sebelum, selama, dan sesudah proses purchase berlangsung.

Hal inilah yang menjadi alasan mengapa Anda atau setiap brand perlu memiliki strategi yang jelas untuk channel dan konten Youtube. Sama seperti lini marketing yang lain, memiliki strategi yang jelas membantu Anda membuat keputusan yang benar.

Sebelum itu, Anda perlu menjawab pertanyaan sederhana mengenai apa tujuan channel Anda? Apakah Anda ingin meningkatkan Brand Awareness atau Anda ingin menggunakannya sebagai Customer Service Extension? Apakah Anda akan menjalankan video iklan di Youtube sambil mengoptimalkan video-video organik? Semuanya kembali kepada tujuan Anda.

Setelah membuat strategi YouTube, Anda dapat mulai memecahnya menjadi tujuan besar dan tujuan yang lebih kecil agar lebih mudah diatur. Tetapkan KPI yang jelas, sehingga Anda dapat melihat apakah Anda berhasil dengan proses optimasi yang dijalankan.

 

Optimasi SEO Youtube

Optimize Youtube atau mengoptimasi sebuah channel pada dasarnya punya banyak cara yang bisa Anda tempuh, salah satunya melalui Search Engine Optimization (SEO). Cara ini bisa dilakukan dengan mengoptimasi channel itu sendiri, playlists, dan video-video yang ada.

Seluruh kata-kata atau deskripsi di Youtube bisa dimaksimalkan untuk meningkatkan ranking SEO. Sementara untuk usia channel dan usia video tidak dapat dioptimasi. Namun, sebuah channel atau video yang sudah lama bisa memberikan banyak keuntungan, sama seperti usia website yang berpengaruh pada SEO.

Semakin cepat Anda mengoptimasi SEO di Youtube dan mengoptimalkan konten yang ada, maka semakin cepat Anda mendapatkan hasilnya.

 

Riset Kata Kunci Youtube

Berbeda dengan riset kata kunci untuk SEO website, riset kata kunci Youtube cenderung menantang. Pasalnya, tidak ada data dan akses langsung ke search volume kata kunci Youtube.

Untungnya, Anda tidak perlu khawatir mengenai hal ini sebab Anda masih bisa menemukan kata kunci yang tepat dan mempelajari lebih lanjut mengenai search volume sebuah keyword. Ada beberapa rekomendasi tool untuk melakukan hal ini, yakni antara lain:

  1. Keywordtool.io
  2. Keyword Planner
  3. Google Trends

Anda dapat mengidentifikasi kata kunci Youtube yang ada dengan tool tersebut dan situs Youtube itu sendiri. Keyword Planner dan Google Trends akan membantu Anda menentukan seberapa besar potensi search volume. Yang perlu dicatat, Keyword Planner hanya memberikan angka bukan di Google, bukan di Youtube.

Selain tool di atas, ada banyak tool yang bisa dimanfaatkan. Selalu siapkan waktu untuk menemukan dan memantau. relevansi kata kunci yang ditargetkan demi kesuksesan SEO Youtube yang dijalankan.

Selain hal-hal tersebut di atas, Anda juga sebaiknya tidak hanya bergantung pada search volume. Sebagai langkah awal, fokuslah pada keyword niche yang tidak didominasikan oleh website internasional ternama, dan perhatikanlah isi konten dan kualitas video, apalagi jika Anda baru mulai membuat channel Youtube.

Beberapa pertanyaan sering ditanyakan antara lain bagaimana video saya ditemukan, bagaimana cara mendapatkan subscriber, bagaimana saya menjaga subscriber, dan bagaimana subscriber saya melihat konten-konten saya yang lainnya.

Jawaban untuk pertanyaan tersebut di atas pun sederhana di mana Anda hanya perlu membuat konten yang bagus dan produktif dalam menghasilkan video, lalu mengoptimasinya. Hal ini sama saja dengan website yang Anda miliki di mana Anda bisa saja memiliki konten terbaik di dunia, namun jika tidak dioptimalkan, maka tidak akan ada yang melihatnya.