iProspect Logo

Apa Itu Affiliate Marketing dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Secara umum, Affiliate marketing adalah salah satu cara mendapatkan uang dari internet. Affiliate marketing ini memungkinkan setiap orang untuk menghasilkan uang dengan cara mempromosikan produk menggunakan kode referral yang ada.

Ketika seseorang membeli produk atau layanan berdasarkan perasaan dan emosi, maka hal ini berarti bahwa mereka telah mempercayai produk tersebut. Dengan begini, kemungkinan untuk membangun komunitas customer yang loyal bakal semakin besar. Keadaan ini pun membawa keuntungan terhadap brand, sehingga apapun yang ditawarkan pasti bakal disukai.

 

Keunggulan Affiliate Marketing

Affiliate marketing merupakan salah satu cara populer yang digunakan untuk mendorong penjualan dan meningkatkan pendapatan secara signifikan melalui media online. Taktik ini pun bakal sangat bermanfaat bagi brand dan affiliate marketer sebab beberapa fakta berikut ini:

  1. 81% brand dan 84% publisher memanfaatkan kekuatan Affiliate Marketing. Angka ini masih akan terus meningkat seiring peningkatan pengeluaran di bidang Affiliate Marketing setiap tahunnya.
  2. Di Amerika Serikat terjadi peningkatan 10,1% dalam pengeluaran Affiliate Marketing setiap tahun. Hal ini berarti bahwa pada tahun 2020 angka tersebut akan mencapai 6,8 miliar USD.
  3. Pada Maret 2017 struktur Affiliate Marketing Amazon berubah. Mereka menawarkan 1-10% product revenue kepada User, sehingga memberikan kesempatan kepada mereka untuk meningkatan passive income mereka sekaligus meningkatkan hasil penjualan Amazon.

 

Cara Kerja Affiliate Marketing

Cara kerja Affiliate marketing pada dasarnya membuat orang hanya mencari produk yang mereka sukai lalu mempromosikan produk tersebut, sehingga mendapatkan keuntungan dari setiap penjualan yang dilakukan. Penjualan ini dilacak melalui link Affiliate dari satu situs web ke situs web lainnya.

Proses persebaran yang memungkinkan setiap orang menjalankan Affiliate marketing secara tidak langsung memungkinkan brand untuk memanfaatkan kemampuan setiap individu tersebut untuk strategi pemasaran yang lebih efektif. Beberapa pihak berbeda yang paling punya potensi penghasilan terbesar antara lain:

1. Seller

Setiap seller, baik wiraswasta atau perusahaan besar, merupakan vendor, merchant, kreator produk, atau retailer produk yang akan dipasarkan. Produk yang dipasarkan bisa berupa peralatan rumah tangga atau layanan seperti make up artist. Secara tidak langsung, mereka juga bisa disebut sebagai brand di mana mereka tidak perlu aktif terlibat dalam pemasaran, namun bisa mengiklankan produk yang mereka jual.

2. Publisher

Publisher dalam hal ini bisa berupa individu atau perusahaan yang memasarkan produk dengan target market yang spesifik sesuai minat dari audiensnya. Hal ini jelas tampak sebagai niche yang mampu mendatangkan customer baru.

Ada banyak Affiliate Publisher di seluruh dunia, mulai dari situs cashback dan diskon hingga konten dan remarketing yang sayangnya hanya terlihat menarik di awal saja, tetapi tidak efektif jika diterapkan. Di iProspect kami melakukan pendekatan secara strategis dan memanfaatkan data untuk membuat sistem Affiliate Marketing yang lebih baik. Hasilnya, transparansi pun terlihat jelas dan hubungan antara brand dan customer meningkat.

Adapun langkahnya dimulai dengan menilai seluruh data yang ada, menganalisisnya, mengaudit program, membuat strategi untuk mencapai KPI, dan melakukan brand protection demi mencegah penipuan yang mungkin saja terjadi.

3. Konsumen

Sadar atau tidak setiap konsumen jelas pelaku Affiliate Marketing. Mereka membagikan dan memberikan review mengenai sebuah produk melalui media sosial atau blognya. Ketika konsumen membeli produk, seller dan brand yang menjalankan sistem Affiliate Marketing berbagi keuntungan.

Kadang-kadang brand akan memilih untuk terbuka dengan konsumen dengan mengungkapkan bahwa mereka menerima komisi untuk penjualan yang dilakukan konsumen. Di lain waktu, konsumen mungkin sama sekali tidak menyadari struktur Affiliate Marketing di balik pembelian produk mereka.

 

Channel Umum Affiliate Marketing

Beberapa Affiliate Marketer berbagi tips sukses demi memastikan bahwa audiens mereka terlibat dan menerima hasil pembelian produk yang dipromosikan. Namun, tidak semua Affiliate Marketer mengiklankan produk dengan cara yang sama. Faktanya, ada beberapa channel umum yang sering mereka gunakan, antara lain:

1. Influencer

Seorang influencer merupakan individu yang punya kekuatan untuk mempengaruhi keputusan banyak orang dalam melakukan pembelian. Influencer pun memiliki posisi yang bagus untuk mendapatkan keuntungan dari Affiliate Marketing karena mempunyai followers dalam jumlah banyak dan loyal.

2. Blogger

Penerapan SEO pada dasarnya bisa dimanfaatkan oleh seorang blogger untuk meningkatkan konversi penjualan sebuah produk. Caranya, blogger cukup mengambil sampel produk atau layanan lalu menuliskannya secara komprehensif dan mempromosikannya secara menarik. Blogger juga punya kemampuan untuk mengarahkan traffic ke situs web sebuah brand.

3. Microsite yang fokus pada Paid Search

Mengembangkan dan memonetisasi microsite dengan fokus pada Paid Search ternyata mampu meningkatkan jumlah penjualan dalam jumlah besar. Microsite ini mengiklankan diri pada situs mitra atau pada search engine dan keberadaannya terpisah dari situs utama sebuah brand dengan tawaran konten dan audiens yang spesifik, sehingga hasilnya lebih terukur.

4. Email Marketing

Meski terdengar ketinggalan zaman, email marketing masih tetap menjadi sumber pemasukan Affiliate Marketing yang layak. Beberapa Affiliate Marketer mempunyai daftar email yang dapat mereka gunakan untuk mempromosikan produk yang dijualnya.

5. Situs Web Media

Terakhir, channel yang umum digunakan adalah situs web media yang mampu menghasilkan traffic dalam jumlah besar karena fokusnya dalam membangun jutaan audiens. Situs web ini mempromosikan produk ke audiens mereka melalui penggunaan web banner dan link afiliasi yang sesuai. Channel ini punmenawarkan eksposur dalam jumlah besar dan meningkatkan tingkat konversi, sehingga menghasilkan pendapatan terbaik bagi Affiliate Marketer dan brand.

 

Demikianlah ulasan singkat mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan ketika Anda ingin mulai memasarkan brand Anda melalui Affiliate marketing. Khusus untuk brand, di iProspect kami membuat program-program klien menjadi lebih baik dibandingkan kompetitornya yang secara positif mempengaruhi Purchase Journey para customernya. Langkah ini ditempuh dengan memetakan setiap rencana terlebih dahulu untuk mencapai hasil yang diinginkan.