iProspect Logo

5 Cara Analytics dan CRO Bantu Brand di Masa Pandemi

Dunia yang saat ini tengah dilanda pandemi ternyata mengubah banyak hal, termasuk brand dari seluruh lini industri. Namun dengan memanfaatkan data Analytics dan CRO (Conversion Rate Optimization), setiap brand ternyata bisa bangkit dan melalui pandemi dengan lebih stabil.

Menurut Sai Uday Bhamidipati, Head of Analytics Solutions and Delivery iProspect Indonesia, "Pemanfaatan Analytics dan CRO sangat dibutuhkan oleh brand agar investasi digital marketing tidak salah sasaran. Hal ini dikarenakan pemasaran digital akan lebih efektif jika ditujukan ke target audiens yang tepat. Dengan begitu, kita memerlukan data pelanggan untuk dianalisa dan melakukan personalisasi yang optimal, ujarnya.

Seperti apa pemanfaatan data Analytics dan CRO bagi brand di masa pandemi ini? Berikut ulasannya!

 

Pahami Kebiasaan dan Kebutuhan Customer

Seperti yang diketahui bersama, kita hidup di tengah-tengah masa yang tidak biasa dan hal ini jelas mengubah rutinitas sehari-hari. Banyak orang yang kini telah mulai mengubah cara mereka berbelanja. Sebagai contoh, orang-orang yang sebelumnya tidak pernah membeli barang melalui sistem online, kini mereka mendapatkan kebutuhan sehari-harinya melalui internet.

Hal ini pun melandasi mengapa setiap brand perlu bersiap menghadapi perubahan ini untuk memudahkan para customernya. Melalui audiens report di website traffic, Anda bisa mendapatkan niche baru dan potensial untuk customer baru yang belum pernah dipertimbangkan sebagai bagian dari strategi digital.

 

Menjadi Lebih Fleksibel, Cekatan, dan Kreatif

Sama seperti sebelumnya, kunci keberhasilan sebuah bisnis adalah dengan selalu mencoba berbagai komunikasi yang dilakukan terhadap customer dan mengukur hasil dari aktivitas tersebut. Maka dari itu, selalu bersikap fleksibel, cekatan, dan kreatif dalam mencoba hal-hal baru.

Berkat teknologi, akses terhadap percobaan-percobaan ini jauh lebih mudah. Beberapa eksperimen bisa dilakukan melalui Optimize atau dengan memanfaatkan Google Ads dan Facebook. Tools inilah yang membantu banyak brand untuk mencoba beragam cara mengetahui kebutuhan customer dengan pesan yang benar.

Apakah Anda telah mencoba untuk menguji beragam jenis penawaran apa yang paling diharapkan oleh customer di masa sulit ini? Baik itu penawaran bebas ongkir, pengiriman ekspres, atau beragam penawaran menguntungkan lainnya.

Selalu pertimbangkan untuk memiliki rencana testing demi berbagai alternatif route map dan jangan lupa untuk menyimpan catatan hasil untuk setiap kasus.

 

Fokus dengan Customer

Selama masa pandemi, menjadi relevan dan punya hubungan yang kuat dengan orang-orang adalah salah satu kunci. Selain memperhatikan perubahan pada Search Trends, lacak, dan lakukan analisis secara terus menerus terhadap Search Terms.

Pertimbangkan juga untuk membuat konten baru dan solutif terhadap apa yang customer inginkan. Caranya pun bisa dilakukan dengan menerapkan empati dan keinginan untuk membantu di masa seperti ini.

 

Buat Sepersonal Mungkin

Berikutnya, salah satu cara Analytics dan CRO bisa membantu brand di masa pandemi ini yakni dengan membuat penawaran sepersonal mungkin. Pasalnya, waktu adalah emas dan kita semua berharap untuk segera keluar dari situasi sulit ini. Hal ini pun berarti bahwa setiap brand perlu membuat semua apa yang dikerjakan sehari-sehari terbilang seefisien mungkin.

Ketika sebuah brand membuat campaign sepersonal mungkin, maka customer pun bakal merasa dekat dengan brand tersebut. Olehnya itu, ketahui audiens, gunakan data yang telah diberikannya untuk memenuhi kebutuhannya dibanding menawarkan sesuatu yang umum dan tidak sesuai dengan momen serta kebutuhan.

 

Hati-Hati Terhadap Teknologi yang Lama

Seperti yang telah dijelaskan di awal, Anda bisa melihat bahwa setiap brand penting untuk dapat bertindak cepat. Sebagai langkah awal, setiap brand perlu akses ke data terbaru sebagai hal yang sangat krusial. Di waktu yang bersamaan, data tersebut bisa diproses dan dianalisis untuk mencari pattern dan insight di dalamnya.

Selalu pastikan bahwa semuanya diukur dengan menggunakan teknologi yang tepat untuk mendapatkan akses yang terpercaya dari sumber data terbaru.